GRATIS Ongkir & Promo Terbaik Cuma di Aplikasi Diri Care!

Download

Cara #RawatDiri bareng Diri Care

1

Pilih kondisi yang paling sesuai

2

Isi kuesioner dan chat dengan dokter

3

Beli produk rekomendasi untukmu

4

Update dokter progress-mu, GRATIS!

Kata mereka yang semakin percaya diri

Semua testimoni #RawatDiri mereka bersama Diri

Menuju kulit sehat dengan Diri+

Kulit bebas jerawat dengan solusi khusus

-13%
Custom Acne Night Cream
Perlu konsultasi
Custom Acne Night Cream

Mulai dari

Rp125.000
Rp109.000
star on
star on
star on
star on
star on
100RB+ terjual
-12%
Custom Acne Facial Wash
Perlu konsultasi
Custom Acne Facial Wash

Mulai dari

Rp85.000
Rp75.000
star on
star on
star on
star on
star on
50RB+ terjual
-14%
Custom Acne Toner
Perlu konsultasi
Custom Acne Toner

Mulai dari

Rp150.000
Rp129.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual
-14%
Custom Acne Spot Serum
Perlu konsultasi
Custom Acne Spot Serum

Mulai dari

Rp59.000
Rp51.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual
-13%
Custom Acne Supplement
Perlu konsultasi
Custom Acne Supplement

Mulai dari

Rp225.000
Rp195.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual
-11%
Custom Acne Sunscreen
Perlu konsultasi
Custom Acne Sunscreen

Mulai dari

Rp89.000
Rp79.000
star on
star on
star on
star on
star on
50RB+ terjual

Solusi tepat rambut lebat dengan Diri+

Atasi rontok dan kebotakan dengan solusi khusus

-13%
Custom Hair Growth Shampoo
Perlu konsultasi
Custom Hair Growth Shampoo

Mulai dari

Rp109.000
Rp95.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual
-4%
Custom Hair Growth Serum
Perlu konsultasi
Custom Hair Growth Serum

Mulai dari

Rp155.000
Rp149.000
star on
star on
star on
star on
star on
50RB+ terjual
-15%
Custom Hair Growth Supplement
Perlu konsultasi
Custom Hair Growth Supplement

Mulai dari

Rp270.000
Rp229.000
star on
star on
star on
star on
star on
50RB+ terjual
-15%
Custom Hair Growth Capsule
Perlu konsultasi
Custom Hair Growth Capsule

Mulai dari

Rp270.000
Rp229.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual

Skip konsultasi dengan Diri Essentials

Easy Skincare routine dibuat oleh Dokter Ahli

-27%
Diri Essentials FreeME Daily Micellar Water 60 ml
Diri Essentials FreeME Daily Micellar Water 60 ml
Rp89.000
Rp65.000
star on
star on
star on
star on
star on
497 terjual
-33%
Diri Essentials BoostME Daily Serum 15 ml
Diri Essentials BoostME Daily Serum 15 ml
Rp135.300
Rp90.000
star on
star on
star on
star on
star on
1RB+ terjual
-28%
Habis
Diri Essentials  RefineME Acne Serum 15 ml
Diri Essentials RefineME Acne Serum 15 ml
Rp139.700
Rp100.000
star on
star on
star on
star on
star on
1RB+ terjual
-24%
Diri Essentials PurifyME Gentle Acne Facial Cleans 60 ml
Diri Essentials PurifyME Gentle Acne Facial Cleans 60 ml
Rp85.000
Rp65.000
star on
star on
star on
star on
star on
10RB+ terjual
-31%
Diri Essentials TreatME Acne Body Spray 60 ml
Diri Essentials TreatME Acne Body Spray 60 ml
Rp123.200
Rp85.000
star on
star on
star on
star on
star on
994 terjual

Indonesia‘s #1 All-in-One Clinical Beauty App

1 juta+

produk terjual

1.000+

kombinasi formulasi

4,8/5

rating kepuasan produk

Temui tim dokter ahli hanya di Diri!

Temui tim dokter ahli hanya di Diri!

Tim Dokter Diri

Diliput oleh media

Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media
Diliput oleh media

Baca info menarik tentang skincare, kesehatan & lifestyle

Kenapa Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa? Cek Kebiasaan Burukmu di Sini
lifestyle

Kenapa Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa? Cek Kebiasaan Burukmu di Sini

Saat menjalani puasa, banyak orang mengeluhkan bibir terasa kering, perih, bahkan sampai pecah-pecah dan mengelupas. Kondisi ini sering dianggap wajar karena tubuh tidak mendapat asupan cairan selama belasan jam. Namun, tahukah kamu bahwa bibir pecah-pecah saat puasa tidak selalu semata-mata karena kurang minum?Faktanya, ada beberapa kebiasaan buruk yang tanpa sadar justru memperparah kondisi bibir. Mulai dari cara minum yang salah saat sahur dan berbuka, hingga kebiasaan menjilat bibir yang terlihat sepele. Yuk, cari tahu apa saja penyebab bibir pecah-pecah saat puasa dan bagaimana cara mengatasinya!Penyebab Bibir Pecah-Pecah Saat Puasa1. Dehidrasi Selama BerpuasaPenyebab paling umum tentu saja adalah dehidrasi. Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12-14 jam. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi saat sahur dan berbuka, tubuh akan mengambil cadangan cairan, termasuk dari jaringan kulit dan bibir.Bibir tidak memiliki kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Artinya, bibir lebih rentan kehilangan kelembapan dan menjadi kering lebih cepat dibanding area wajah lain.2. Kurang Minum Saat Sahur dan BerbukaBanyak orang hanya minum dalam jumlah sedikit saat sahur atau terlalu fokus pada makanan berat. Padahal, pola minum yang tidak optimal membuat tubuh tetap kekurangan cairan sepanjang hari.Idealnya, terapkan pola 2-4-2:2 gelas saat berbuka4 gelas di malam hari2 gelas saat sahur3. Kebiasaan Menjilat atau Menggigit BibirSaat bibir terasa kering, refleks yang sering dilakukan adalah menjilatnya. Sayangnya, kebiasaan ini justru memperburuk kondisi. Air liur mengandung enzim yang dapat mengikis lapisan pelindung bibir, membuatnya semakin kering setelah air liur menguap.Begitu juga dengan kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit bibir yang pecah. Alih-alih sembuh, bibir bisa menjadi luka dan terasa perih.4. Terlalu Sering Terpapar AC atau Sinar MatahariRuangan ber-AC dapat menurunkan kelembapan udara sehingga membuat kulit dan bibir lebih cepat kering. Di sisi lain, paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan juga dapat merusak lapisan pelindung bibir.Jika kamu tetap beraktivitas di luar ruangan saat puasa, risiko bibir pecah-pecah akan semakin besar tanpa perlindungan yang tepat.5. Kurang Nutrisi TertentuSelain cairan, kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi juga bisa menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Saat puasa, pola makan yang kurang seimbang bisa memicu kondisi ini.Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung sayur, buah, protein, dan sumber zat besi agar kesehatan kulit dan bibir tetap terjaga.Kebiasaan Buruk yang Bikin Bibir Makin ParahTanpa disadari, beberapa kebiasaan berikut bisa memperburuk kondisi bibir saat puasa:1. Tidak Menggunakan Lip BalmBanyak orang ragu menggunakan lip balm saat puasa karena takut tertelan dan membatalkan puasa. Padahal, penggunaan lip balm secukupnya di bagian luar bibir tidak membatalkan puasa selama tidak tertelan dengan sengaja. Mengabaikan pelembap bibir justru membuat bibir semakin kering dan rentan pecah.2. Menggunakan Lipstik Matte Tanpa PelembapLipstik matte cenderung membuat bibir lebih kering karena formulanya minim kandungan pelembap. Jika digunakan tanpa lip balm sebagai dasar, bibir bisa semakin mengelupas. Saat puasa, sebaiknya pilih produk bibir dengan kandungan moisturizing seperti shea butter atau vitamin E.3. Jarang Eksfoliasi BibirSel kulit mati yang menumpuk membuat bibir terlihat kusam dan mudah pecah. Eksfoliasi ringan 1-2 kali seminggu dapat membantu mengangkat kulit mati dan membuat lip balm lebih mudah meresap. Namun, hindari eksfoliasi berlebihan karena justru bisa menyebabkan iritasi.Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah Saat PuasaSetelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:1. Cukupi Kebutuhan CairanPastikan minum air putih yang cukup dengan pola teratur dari berbuka hingga sahur. Hindari terlalu banyak minuman berkafein karena bersifat diuretik dan dapat meningkatkan risiko dehidrasi.2. Gunakan Lip Balm Secara RutinPilih lip balm dengan kandungan:PetrolatumShea butterHyaluronic acidVitamin EGunakan sebelum tidur, setelah sahur, dan saat bibir terasa kering.3. Hindari Menjilat BibirSadari kebiasaan ini dan hentikan secara perlahan. Jika bibir terasa kering, segera aplikasikan lip balm daripada menjilatnya.4. Konsumsi Buah dan SayurBuah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan melon sangat membantu menjaga hidrasi tubuh. Sayuran hijau juga penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.5. Gunakan Humidifier Jika PerluJika sering berada di ruangan ber-AC, penggunaan humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara sehingga kulit dan bibir tidak cepat kering.Bibir pecah-pecah saat puasa memang sering terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah. Selain faktor dehidrasi, kebiasaan kecil seperti kurang minum, menjilat bibir, hingga tidak memakai lip balm juga berperan besar.Dengan memperbaiki pola minum, menjaga asupan nutrisi, serta rutin merawat bibir, kamu tetap bisa menjalani puasa dengan nyaman tanpa gangguan bibir kering dan pecah-pecah.Yuk, mulai cek kebiasaanmu dari sekarang! Jangan sampai ibadah lancar, tapi bibir malah jadi korban.

Kulit Kering atau Dehidrasi Saat Puasa? Kenali Bedanya & Solusinya
kecantikan kulit

Kulit Kering atau Dehidrasi Saat Puasa? Kenali Bedanya & Solusinya

Puasa bukan hanya mengubah pola makan dan jam tidur, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Banyak orang mengeluh kulit terasa lebih kasar, kaku, bahkan tampak kusam selama bulan Ramadan. Namun, apakah itu benar-benar kulit kering, atau sebenarnya kulit dehidrasi?Keduanya sering dianggap sama, padahal berbeda dari segi penyebab, ciri-ciri, hingga cara mengatasinya. Memahami perbedaan kulit kering dan dehidrasi saat puasa sangat penting agar kamu tidak salah memilih skincare atau treatment. Yuk, kenali perbedaannya dan temukan solusi yang tepat!Mengapa Kulit Berubah Saat Puasa?Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12-14 jam. Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi saat sahur dan berbuka, tubuh akan mengalami kekurangan cairan ringan. Salah satu organ pertama yang menunjukkan perubahan adalah kulit.Selain itu, beberapa faktor lain yang memengaruhi kondisi kulit saat puasa antara lain:Kurangnya asupan air putihKonsumsi makanan tinggi gula atau gorenganPola tidur yang berubahPaparan AC atau udara keringPenggunaan skincare yang kurang tepatAkibatnya, kulit bisa terasa lebih kering, tertarik, atau tampak kusam. Namun sebelum menyalahkan kurang minum air saja, penting untuk mengetahui jenis masalah kulit yang sebenarnya terjadi.Apa Itu Kulit Kering (Dry Skin)?Kulit kering adalah jenis kulit (skin type) yang secara alami memiliki produksi minyak (sebum) lebih sedikit dari normal. Artinya, kondisi ini bersifat lebih permanen dan dipengaruhi faktor genetik. Kulit kering bukan hanya soal kurang air, tetapi juga kurangnya lipid (lemak alami kulit) yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi skin barrier.Ciri-Ciri Kulit Kering:Tekstur kulit kasar atau bersisikMudah mengelupasTerasa kaku atau tertarik, terutama setelah cuci mukaGaris halus lebih cepat terlihatJarang atau hampir tidak pernah berminyakApa Itu Kulit Dehidrasi?Berbeda dengan kulit kering, kulit dehidrasi adalah kondisi kulit (skin condition) yang kekurangan kadar air (water content). Semua jenis kulit, bahkan kulit berminyak sekalipun, bisa mengalami dehidrasi. Saat puasa, kondisi ini sering terjadi karena asupan cairan berkurang dan hidrasi dari dalam tidak optimal.Ciri-Ciri Kulit Dehidrasi:Terasa kencang tetapi tetap berminyak di beberapa areaKulit tampak kusam dan tidak glowingMakeup mudah crack atau patchyMuncul garis halus sementaraTerasa gatal ringan atau sensitifPerbedaan Kulit Kering dan Dehidrasi Saat PuasaAgar lebih mudah dipahami, berikut ringkasan perbedaannya:Solusi untuk Mengatasi Kulit Kering dan Dehidrasi Saat Puasa1. Penuhi kebutuhan cairan dengan pola minum teraturSelama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama belasan jam, sehingga risiko dehidrasi meningkat. Untuk menjaga kelembapan kulit, pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan minimal 8 gelas per hari dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur). Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kadar air dalam sel kulit sehingga kulit tidak tampak kusam dan kencang.2. Gunakan pembersih wajah yang lembut (gentle cleanser)Kulit kering dan dehidrasi bisa semakin parah jika kamu menggunakan facial wash yang membuat kulit terasa “kesat”. Pilih pembersih dengan formula lembut, rendah busa, dan memiliki pH seimbang agar tidak merusak skin barrier. Pembersih yang terlalu keras dapat menghilangkan minyak alami kulit, sehingga kulit terasa makin kaku dan mudah iritasi.3. Gunakan hydrating toner setelah mencuci wajahHydrating toner membantu mengembalikan kadar air yang hilang setelah proses cleansing. Produk dengan kandungan seperti glycerin, hyaluronic acid, atau aloe vera mampu menarik air ke dalam lapisan kulit. Kamu juga bisa melakukan teknik layering (mengaplikasikan toner 2-3 kali tipis-tipis) untuk hasil hidrasi yang lebih maksimal.4. Pilih serum dengan kandungan humectantSerum dengan kandungan humectant seperti hyaluronic acid, panthenol, atau sodium PCA sangat efektif untuk kulit dehidrasi. Humectant bekerja dengan menarik dan mengikat molekul air sehingga kulit terasa lebih kenyal dan lembap. Gunakan serum pada kulit yang masih sedikit lembap agar penyerapan lebih optimal.5. Gunakan moisturizer dengan kandungan emollient dan occlusiveJika kamu memiliki kulit kering, pelembap dengan kandungan ceramide, squalane, shea butter, atau petrolatum sangat dianjurkan. Emollient membantu menghaluskan tekstur kulit, sedangkan occlusive berfungsi mengunci kelembapan agar tidak mudah menguap. Kombinasi keduanya penting untuk memperbaiki skin barrier selama puasa.6. Hindari mandi atau mencuci wajah dengan air terlalu panasAir panas memang terasa nyaman, tetapi dapat mengikis minyak alami kulit lebih cepat. Akibatnya, kulit menjadi semakin kering dan sensitif. Gunakan air suam-suam kuku saat mandi atau mencuci wajah untuk menjaga keseimbangan kelembapan alami kulit.7. Konsumsi makanan tinggi air dan nutrisiSelain minum air putih, kamu bisa mengonsumsi buah dan sayur yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, timun, dan jeruk saat sahur maupun berbuka. Kandungan vitamin dan antioksidan di dalamnya juga membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam, sehingga kulit tetap tampak segar selama berpuasa.8. Batasi konsumsi kafein dan makanan tinggi garamMinuman berkafein seperti kopi dan teh bersifat diuretik ringan yang dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. Sementara makanan tinggi garam dapat menarik cairan keluar dari sel tubuh, termasuk sel kulit. Mengurangi keduanya membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah kulit tampak lebih kering.9. Gunakan sunscreen setiap pagiPaparan sinar matahari dapat memperparah kondisi kulit kering dan dehidrasi karena meningkatkan kehilangan air dari permukaan kulit. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen dengan minimal SPF 30 sangat penting, bahkan saat puasa. Sunscreen membantu melindungi skin barrier dan menjaga kelembapan kulit tetap stabil.10. Pertimbangkan treatment hidrasi di klinik jika diperlukanJika kulit terasa sangat kusam, kering ekstrem, atau tidak membaik dengan skincare rumahan, treatment seperti hydrating facial atau skin booster bisa menjadi solusi tambahan. Treatment ini bekerja dengan memberikan hidrasi lebih dalam pada lapisan kulit sehingga hasilnya lebih optimal. Namun, pastikan dilakukan oleh tenaga profesional agar aman dan sesuai kebutuhan kulit kamu.Ingat, kunci utama kulit sehat saat puasa adalah kombinasi hidrasi dari dalam dan perawatan yang tepat dari luar. Yuk, tetap perhatikan kesehatan kulit saat berpuasa.

Awas! 5 Makanan Takjil Ini Bisa Bikin Jerawat “Breakout” Parah
lifestyle

Awas! 5 Makanan Takjil Ini Bisa Bikin Jerawat “Breakout” Parah

Bulan Ramadan identik dengan aneka takjil yang menggoda, mulai dari gorengan hangat, minuman manis segar, hingga dessert kekinian. Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya wajar jika kita ingin “balas dendam” saat berbuka. Namun, tahukah kamu bahwa beberapa jenis makanan takjil justru bisa memicu jerawat breakout parah?Breakout adalah kondisi ketika jerawat muncul dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Biasanya ditandai dengan jerawat meradang, kemerahan, terasa nyeri, bahkan bisa meninggalkan bekas kehitaman. Salah satu pemicunya yang sering tidak disadari adalah pola makan, terutama konsumsi gula tinggi, makanan berminyak, dan produk olahan tertentu saat berbuka puasa.Yuk, kenali 5 makanan takjil yang bisa bikin jerawat makin meradang, serta alasan ilmiah di baliknya!1. GorenganGorengan seperti bakwan, tahu isi, pisang goreng, dan tempe goreng adalah menu wajib di meja berbuka. Sayangnya, makanan yang digoreng dengan minyak banyak, terutama minyak yang dipakai berulang kali, mengandung lemak trans dan radikal bebas.Konsumsi lemak jenuh dan lemak trans berlebihan dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Jerawat pada dasarnya adalah proses inflamasi (peradangan) di kulit. Jadi, ketika tubuh dalam kondisi pro-inflamasi, risiko munculnya jerawat meradang akan semakin besar.Selain itu, gorengan memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi karena kombinasi tepung dan minyak. Ini dapat memicu lonjakan gula darah yang berujung pada peningkatan hormon insulin, salah satu faktor yang merangsang produksi sebum (minyak) berlebih di kulit.2. Es Buah dan Sirup ManisSegelas es buah atau sirup dingin memang menyegarkan setelah seharian berpuasa. Namun, kandungan gula tambahan dalam minuman ini seringkali sangat tinggi.Asupan gula berlebih dapat meningkatkan kadar insulin dan insulin-like growth factor 1 (IGF-1). Hormon ini diketahui berperan dalam meningkatkan produksi minyak di kulit dan mempercepat pergantian sel kulit. Jika sel kulit mati tidak terkelupas dengan baik, pori-pori bisa tersumbat dan memicu jerawat.Lonjakan gula darah yang drastis juga bisa memperparah kondisi kulit berminyak dan acne-prone. Inilah mengapa konsumsi minuman manis berlebihan saat berbuka dapat mempercepat munculnya breakout.3. Kolak dan Dessert SantanKolak pisang, kolak ubi, atau bubur sumsum dengan kuah santan adalah takjil klasik yang sulit ditolak. Namun, kombinasi santan (lemak jenuh) dan gula merah dalam jumlah besar bisa menjadi “bom” bagi kulit berjerawat.Santan mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memicu peradangan sistemik. Ketika dipadukan dengan gula tinggi, efeknya terhadap kulit bisa semakin signifikan.Kulit yang rentan jerawat biasanya lebih sensitif terhadap perubahan hormon dan kadar gula darah. Oleh karena itu, konsumsi kolak secara berlebihan, terutama setiap hari selama Ramadan, bisa membuat jerawat makin sulit terkontrol.4. Martabak Manis dan Kue KekinianMartabak manis dengan topping cokelat, keju, susu kental manis, hingga meses adalah favorit banyak orang. Begitu juga dengan kue kekinian yang penuh krim dan saus manis.Masalahnya, makanan ini mengandung kombinasi gula tinggi dan produk olahan susu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu, terutama susu skim dan produk olahannya, dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko jerawat pada sebagian orang.Produk susu dapat memengaruhi hormon tertentu dalam tubuh yang berkontribusi pada produksi minyak berlebih. Ditambah lagi dengan gula yang tinggi, kombinasi ini bisa menjadi pemicu breakout yang cukup kuat, terutama pada remaja dan dewasa muda.5. Makanan Cepat Saji Saat BukberAcara buka bersama sering kali identik dengan makanan cepat saji seperti burger, pizza, fried chicken, atau kentang goreng. Makanan ini biasanya tinggi lemak jenuh, garam, dan kalori.Pola makan tinggi lemak dan karbohidrat olahan dapat memperburuk kondisi inflamasi tubuh. Selain itu, makanan cepat saji cenderung rendah serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan kulit, seperti vitamin A, C, dan zinc.Ketika tubuh kekurangan asupan nutrisi seimbang dan justru dibanjiri makanan olahan, kesehatan kulit pun bisa ikut terganggu. Akibatnya, jerawat lebih mudah muncul dan sulit sembuh.Takjil memang menjadi bagian tak terpisahkan dari momen berbuka puasa. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, terutama yang tinggi gula, lemak, dan produk olahan, makanan tersebut bisa memicu jerawat breakout parah.Kuncinya bukan berarti kamu harus menghindari semua makanan favorit, melainkan mengontrol porsi dan frekuensinya. Dengan pola makan yang lebih seimbang dan gaya hidup yang sehat selama Ramadan, kamu tetap bisa menikmati suasana berbuka tanpa harus khawatir dengan jerawat yang tiba-tiba bermunculan.Ingat, kulit sehat tidak hanya ditentukan oleh skincare, tetapi juga dari apa yang kamu konsumsi setiap hari. Jadi, mau berbuka pakai apa hari ini?

Kamu Tanya, Kami Jawab

Pertanyaan paling sering diajukan

Apa itu Diri Care?

Diri Care adalah klinik kesehatan kulit dan rambut terdepan di Indonesia. Di Diri Care, kamu bisa mendapatkan solusi untuk kulit lebih cerah, sehat; rambut yang lebih lebat dan kondisi lainnya. Klinik Diri Care tersedia secara online maupun offline di outlet Jabodetabek. Dapatkan layanan konsultasi online, rekomendasi treatment oleh dokter, hingga perawatan berkelanjutan dengan mudah di aplikasi Diri Care, kapanpun, darimanapun.

Apakah saya dikenakan biaya untuk konsultasi di Diri Care?

Konsultasi di Aplikasi Diri Care dan outlet Diri Clinic tidak dipungut biaya, setelah kamu membeli produk di Aplikasi Diri Care atau melakukan treatment di outlet Diri Clinic kamu berhak atas konsultasi lanjutan tanpa batas untuk mendukung perawatanmu.

Berapa harga produk dan perawatan di Diri Care?

  • Harga paket treatment di Aplikasi Diri Care 100 ribuan. Disarankan melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui produk terbaik sesuai kebutuhanmu.
  • Untuk Treatment di outlet Diri Clinic tersedia dengan harga mulai 200 ribuan. untuk detailnya kamu bisa cek halaman berikut

Apa saja metode pembayaran yang bisa saya gunakan di Diri Care?

Untuk saat ini baik di Aplikasi Diri Care maupun outlet Diri Clinic, kamu bisa menggunakan metode pembayaran berikut

  • Go-pay
  • Shopeepay
  • Virtual Account
  • QRIS
  • Debit Card
  • Credit Card
  • Kredivo
  • Indodana (hanya bisa digunakan di Outlet Diri Clinic)

Bagaimana cara memulai perawatan di Aplikasi Diri Care?

Untuk memulai perawatan offline kamu bisa langsung datang ke outlet Diri Clinic


Untuk memulai perawatan di Aplikasi Diri Care, kamu bisa melakukan langkah berikut:
1. Pilih kondisi sesuai dengan keluhan kamu
2. Klik Mulai Konsul
3. Isi kuesioner secara lengkap, termasuk swafoto apabila dibutuhkan
4. Mulai sesi konsultasi dengan dokter
5. Dokter akan memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan kondisi kamu
6. Checkout rekomendasi yang diberikan oleh dokter dan mulai #rawatdiri journey-mu

Apakah produk dari Diri Care aman?

Ya, produk dari Aplikasi Diri Care maupun outlet Diri Clinic aman digunakan karena diformulasikan oleh tim dokter ahli, bahan-bahannya terdaftar di BPOM dan FDA, tidak mengandung bahan berbahaya, dan sudah teruji secara klinis

Treatment apa saja yang tersedia di Diri Clinic?

Outlet Diri Clinic menyediakan treatment lanjutan untuk kulit dan rambut kamu, untuk detailnya kamu bisa cek halaman berikut

Di mana lokasi Diri Clinic berada?

Diri Clinic kini memiliki 4 cabang yaitu

1. Kebon Jeruk

2. Arteri Pondok Indah

3. Margonda Depok

4. Gading Serpong

untuk detailnya kamu bisa cek halaman berikut

Bagaimana cara membuat appointment di Diri Clinic?

Untuk membuat appointment di Diri Clinic, terdapat 2 cara
1. Melalui aplikasi Diri Care
2. Menghubungi Central Reservation Diri Clinic melalui link berikut

Apakah saya bisa mendapatkan produk Diri Care tanpa harus konsultasi?

Kamu dianjurkan berkonsultasi dengan tim dokter Diri Care dahulu untuk mendapatkan rekomendasi produk terbaik untuk kondisimu. Konsultasi dengan tim dokter Diri Care gratis dan mudah dilakukan dari aplikasi. Jika dibutuhkan, kamu juga dapat membeli langsung produk bebas Diri Care di aplikasi maupun e-commerce kesayanganmu.